
SIAK – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, komunikasi antara aparat dan sejumlah tokoh serikat pekerja/serikat buruh di Kabupaten Siak terus dilakukan guna menjaga situasi tetap kondusif.
Di tengah dinamika ketenagakerjaan, sektor industri dan perdagangan masih menjadi penopang utama perekonomian daerah. Industri pengolahan seperti pulp and paper, plywood, serta crude palm oil (CPO) tercatat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Momentum May Day dimanfaatkan pekerja untuk menyampaikan aspirasi melalui wadah serikat buruh sesuai ketentuan. Tahun ini, terdapat dua agenda utama yang akan digelar, yakni rapat akbar Aliansi Buruh Siak (ABS) di Kantor Camat Tualang dan kegiatan jalan santai serta senam bersama karyawan PT Kimia Tirta Utama di Kecamatan Koto Gasib.
“Kegiatan di Tualang diperkirakan diikuti sekitar 100 peserta, dengan Camat Tualang dijadwalkan hadir untuk berdialog langsung dengan massa. Hingga menjelang pelaksanaan, koordinasi lintas pihak terkait kegiatan tersebut masih terus berlangsung.”
Kapolres Siak melalui Kasat Intelkam AKP Risman Nurhendri, S.H., M.H., yang disampaikan oleh Ps. Kanit Sosial Budaya Bripka Wempy Gunawan, menyatakan komunikasi dengan elemen buruh terus dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Pendekatan ini bertujuan untuk memahami dinamika yang berkembang serta menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Sejauh ini, situasi di Kabupaten Siak menjelang May Day terpantau kondusif dengan komunikasi yang terus terjalin antara buruh, pemerintah, dan aparat.
