Lubuk Dalam ( 08/09/22 ), Setiap Manusia dalam melakukan aktivitas tentu tidak luput dari yang namanya sampah.
Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Di lingkungan masyarakat, kita melihat sampah menumpuk dimana-mana dan menjadi permasalahan besar bagi lingkungan.Peran serta masyarakat dalam pengendalian memang sangat dibutuhkan.
Penanganan sampah menjadi salah satu persoalan yang paling umum terjadi di tengah masyarakat. Tanpa penanganan yang baik, sampah akan menumpuk hingga menyebabkan pencemaran lingkungan.
Sampah yang tidak terkelola dengan semestinya menjadikan lingkungan tercemar, menjadi Kebersihan lingkungan merupakan cerminan bagi setiap orang dalam upaya menjaga kesehatan yang sangat bermanfaat untuk kehidupannya.
Kebersihan lingkungan merupakan keadaan masyarakat yang terbebas dari segala macam kotoran dan penyakit yang dapat merugikan bagi masyarakat, yang ada keterkaitan antara perilaku manusia dalam kegiatan yang dilakukannya, karena kehidupan manusia tidak akan bisa dipisahkan antara kehidupan alamnya dengan kehidupan sosial.
Berangkat dari persoalan tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 67 Desa Lubuk Dalam Universitas Muhammadiyah Riau yang mengambil tema “Desa Tangguh Lingkungan” Bersama dengan Kepala Desa dan perangkat desa melaunchingkan Bank Sampah yang diberi nama “Bank Sampah Bekah (BSB)”.
Yakni, media tempat pengumpulan sampah warga demi merealisasikan lingkungan yang lebih bersih di Desa Lubuk Dalam.
Program Bank Sampah ini dilakukan dengan menggandeng seluruh perangkat desa,organisasi-organisasi desa dan pemuda desa. Program ini diawali dengan rapat bersama seluruh perangkat desa membahas tentang sistem dari bank sampah ini, Kemudian berkordinasi dan menjalin kerja sama dengan pengepul sampah yang ada di desa lubuk dalam, Setelah itu Mensosialisasikan Bank Sampah ini kepada warga desa.
Dengan di Launching kan nya Bank Sampah Berkah (BSB) Ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan desa lubuk dalam.”kami menyambut baik program bank sampah yang diusulkan oleh mahasiswa KKN Kelompok 67 UMRI tahun 2022,dan kami juga berterima kasih karena sudah membantu melaunchingkan bank sampah ini” ujar bapak A.Golkar S.P Selaku Kepala Desa Lubuk Dalam.
Meski nanti para mahasiswa KKN sudah tidak berada di sana. Namun, proker itu diharapkan dapat terus berlanjut karena memiliki berbagai manfaat. Salah satunya, menjadikan lingkungan lebih bersih dan menguntungkan warga dari segi ekonomi.
“Kami berharap bila kegiatan KKN ini telah selesai para warga desa lubuk dalam, tetap semangat untuk mengelola sampah dan melanjutkan Bank Sampah berkah desa lubuk dalam,” ungkap Mukhlis Ikhsan selaku ketua Mahasiswa KKN. (*)
Tag : Desa Lubuk Dalam, KKN UMRI 2022, Bank Sampah Berkah (BSB)
