Siak – Polres Siak bersama TNI dan unsur Pamswakarsa melaksanakan patroli gabungan sebagai langkah antisipatif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Siak.
Kegiatan ini merupakan respons atas dinamika nasional, pasca terjadinya aksi anarkisme massa di beberapa daerah Indonesia yang menyasar kantor pemerintahan, fasilitas publik, hingga rumah milik pejabat negara. Peristiwa tersebut dikhawatirkan menimbulkan efek domino ke wilayah lain, sehingga Polres Siak meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah gangguan serupa terjadi di Bumi Lancang Kuning.
Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa patroli gabungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
> “Polres Siak bersama TNI dan Pamswakarsa ingin memastikan situasi tetap kondusif. Kita belajar dari pengalaman di sejumlah wilayah di Indonesia, di mana aksi anarkis merusak stabilitas. Jangan sampai hal tersebut menjalar ke Siak. Sinergi ini adalah upaya kita menjaga negeri agar tetap damai,” ungkap Kapolres.
Selain patroli, personel juga melaksanakan dialog dengan masyarakat untuk menyerap informasi sekaligus memberikan imbauan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berkembang di media sosial maupun berita tidak jelas sumbernya.
Masyarakat menyambut baik kegiatan patroli tersebut. Kehadiran aparat di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus menegaskan bahwa Kabupaten Siak tetap berada dalam pengawasan dan perlindungan negara.
Melalui kegiatan ini, Polres Siak berharap tercipta soliditas yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Dengan demikian, Kabupaten Siak tetap berada dalam kondisi aman, damai, dan kondusif meski di beberapa wilayah Indonesia tengah menghadapi dinamika yang cukup memanas.
