SIAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata(KKN) Universitas Muhammadiyah Riau Kelompok 67 melakukan kegiatan bakti sosial yaitu penanaman bibit matoa dan mangga di sekitaran lapangan sepak bola, Desa Lubuk Dalam, kecamatan Lubuk Dalam, kabupaten Siak, Jum’at (23/09/2022).
Mahasiswa KKN kelompok 67 UMRI tersebut diketuai oleh Mukhlis ikhsan serta beranggotakan 12 orang lainnya.
Dibawah naungan dosen pembimbing lapangan Dr.Khusnul Fikri,S.E.M.M pelaksanaan program itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bermain dan berkunjung di sekitar lapangan sepak bola desa Lubuk Dalam.
Wakil ketua KKN kelompok 67 UMRI 2022 Desa Lubuk Dalam, Habiburrahman mengatakan, program monodisiplin ini dilakukan sebagai upaya penghijauan lapangan dan diharapkan lapangan menjadi asri,dan indah dipandang.
“Tujuan dari program penghijauan ini menjadikan sekitar lapangan sepak bola yang indah dan rindang. Dengan begitu masyarakat akan lebih tertarik dan lebih nyaman ketika berkunjung ke lapangan,”kata Habib, Jum’at (23/09/2022).
Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Bapak Kepala Desa yaitu Bapak A.Golkar S.P.
Setelah itu dilakukan survei lapangan yaitu melihat keadaan lahan yang akan di jadikan sebagai tempat penanaman bibit matoa dan mangga.
Diketahui sebelumnya pada sekitaran lapangan sepak bola ini tidak ada tanaman ataupun pohon lain,hal tersebut memberikan kesan tidak nyaman bagi para penonton dan pemain bola. ketika sekitaran lapangan ini terlihat indah,sejuk,dan bahkan nyaman hal tersebut tentunya membuat masyarakat menjadi terkesan.
“Kami selaku mahasiswa sangat senang atas support yang di berikan masyarakat Desa Lubuk Dalam, semoga dengan adanya penanam bibit ini masyarakat bisa termotivasi untuk melakukan penghijauan,”ungkapnya.
Sementara itu, menurut Bapak Golkar S.P. selaku kepala Desa Lubuk Dalam mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa KKN UMRI yang sudah melakukan penanaman bibit matoa dan mangga di lapangan Desa Lubuk Dalam sebanyak 15 bibit.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan dari Mahasiswa KKN UMRI ini, kedepannya bibit matoa dan mangga itu berkembang agar ada penghijauan disekitar lapangan dan juga nantinya dijadikan tempat berteduh untuk yang menonton sepak bola tersebut,”tutupnya.
