
Siak – Sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Siak menyatakan dukungan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Siak.
Sekretaris Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) Kabupaten Siak, Oloan Debata Raja, menyampaikan bahwa Polri sebagai institusi negara memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga sudah tepat berada langsung di bawah Presiden sebagai kepala pemerintahan.
“Polri harus tetap berada di bawah Presiden agar jalur komando jelas dan institusi kepolisian dapat bekerja profesional serta bertanggung jawab kepada negara dan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kabupaten Siak H. Makmur menilai bahwa keberadaan Polri di bawah Presiden merupakan bagian dari sistem ketatanegaraan yang harus dijaga demi menjamin netralitas dan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas pengamanan, penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Polri adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan berada langsung di bawah Presiden, Polri dapat menjalankan tugas secara optimal tanpa intervensi kepentingan kelompok tertentu,” katanya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS), Sdr. Wan Hamzah, yang menegaskan bahwa Polri harus tetap profesional, presisi, dan humanis dalam menjalankan tugas, serta mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.
“Kami dari MPKS mendukung Polri tetap di bawah Presiden dan berharap Polri semakin dipercaya masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Siak,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan tersebut, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan persatuan di wilayah Kabupaten Siak.
