
Riau.Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Generasi Muda Pujakesuma Provinsi Riau, M. Agung Wahyudi, menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia, karena dinilai sejalan dengan amanat Reformasi 1998 yang menegaskan pemisahan peran TNI dan Polri serta penguatan profesionalisme kepolisian.
M. Agung Wahyudi menegaskan bahwa Reformasi 1998 telah menempatkan Polri sebagai institusi sipil yang bertugas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan bagian dari semangat Reformasi 1998, agar Polri dapat bekerja secara profesional, mandiri, dan fokus menjalankan fungsi kamtibmas tanpa intervensi kepentingan tertentu,” ujar Agung dalam keterangannya.
Menurutnya, struktur tersebut memberikan kejelasan komando dan akuntabilitas, sekaligus memperkuat posisi Polri sebagai alat negara yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
“GM Pujakesuma Provinsi Riau berkomitmen mendukung Polri yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, demi terjaganya keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa,” tutupnya.
