
SIAK – Masa libur dan cuti bersama pergantian tahun 2025 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Di Provinsi Riau, Kota Siak Sri Indrapura kembali menjadi salah satu destinasi favorit untuk menghabiskan waktu liburan di awal tahun 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak awal libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, ribuan wisatawan terus berdatangan dan memadati sejumlah titik wisata di Kota Siak Sri Indrapura.
Lonjakan kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata sekaligus turut menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi wisata.
Sejumlah kawasan seperti Taman Siak Lawo, area bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL), lingkungan Masjid Syahabuddin, hingga kompleks Istana Siak menjadi destinasi yang paling ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Negeri Istana tersebut pada awal tahun 2026. Menurutnya, kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.
“Alhamdulillah, di awal tahun 2026 ini Siak mendapatkan berkah dengan banyaknya wisatawan yang datang. Semoga ini membawa kebaikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Afni, Sabtu (3/1/2026).
Kepadatan pengunjung mulai terlihat sejak siang hari, dengan puncak arus kedatangan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ratusan kendaraan roda empat dan ribuan sepeda motor memadati pusat kota, menyebabkan sejumlah titik parkir penuh.
Di berbagai lokasi wisata, wahana permainan anak terlihat dipadati antrean, sementara wisatawan lainnya menikmati suasana santai di area terbuka.
Di sisi lain, para pedagang kaki lima dan pelaku UMKM turut merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan. Bahkan, beberapa pedagang mengaku dagangannya ludes terjual lebih cepat dari biasanya.
Menyikapi tingginya kunjungan tersebut, Bupati Siak menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan pelayanan berjalan optimal. Dinas Pariwisata diminta menjaga kesiapan objek wisata, sementara Dinas Lingkungan Hidup fokus pada kebersihan area wisata.
Selain itu, Dinas Perhubungan dan Satpol PP ditugaskan mengatur arus lalu lintas serta area parkir agar tetap tertib. Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan juga diimbau untuk memantau stabilitas harga agar tidak terjadi kenaikan yang merugikan masyarakat.
“Semangat tahun 2026, mari bersama menjaga kenyamanan, kebersihan, dan ketertiban agar wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Siak,” pesan Afni.
Salah seorang pelaku UMKM, Eva, mengaku mengalami peningkatan pendapatan selama masa liburan ini.
“Alhamdulillah, ini rezeki awal tahun. Biasanya tidak seramai ini, tapi dua hari terakhir pembeli sangat banyak dan dagangan cepat habis,” ujarnya.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, Polres Siak juga menempatkan sejumlah pos pengamanan di kawasan Istana Siak dan titik-titik strategis lainnya selama periode libur Tahun Baru.
