Bupati Siak Dorong Penguatan Pramuka sebagai Benteng Karakter Generasi Muda di Era Digital

SIAK – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan pentingnya pendidikan kepramukaan dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman, termasuk pengaruh negatif penggunaan gawai dan penyalahgunaan narkoba.
Hal tersebut disampaikan Afni saat menghadiri Mabigus Summit 2026 Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Gerakan Pramuka Siak yang digelar di Balai Rung Datuk 4 Suku, Komplek Perumahan Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Sabtu (2/5/2026).
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan pemahaman, serta semangat para Mabigus di Kabupaten Siak. Kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas,” ujar Afni yang juga menjabat sebagai Kamabigus Kwarcab 09 Siak.
Ia menyoroti bahwa kemajuan teknologi digital membawa tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan dan keluarga. Oleh karena itu, pendidikan karakter melalui gerakan Pramuka dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam membentengi anak dari pengaruh negatif.
“Pramuka dapat menjadi sarana untuk mengantisipasi dampak negatif perkembangan zaman, seperti ketergantungan gawai dan penyalahgunaan narkoba, karena di dalamnya diajarkan disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab,” jelasnya.
Afni juga menanggapi masih adanya orang tua yang belum memberikan izin anaknya mengikuti kegiatan Pramuka. Ia mendorong adanya pendekatan yang lebih terbuka dengan melibatkan orang tua dalam kegiatan kepramukaan.
“Jika ada orang tua yang masih ragu, kegiatan Pramuka bisa dibuat dengan melibatkan mereka secara langsung. Saya siap hadir untuk memberikan motivasi kepada para orang tua,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif Kwartir Ranting (Kwarran) dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Gerakan Pramuka melalui kegiatan nyata di lapangan.
Menurutnya, pembuktian manfaat Pramuka secara langsung akan meningkatkan kepercayaan publik, khususnya para orang tua.
Selain itu, Afni juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi keberlangsungan kegiatan kepramukaan.
“Meskipun kondisi keuangan daerah tidak ideal, kegiatan Pramuka tidak boleh berhenti. Kegiatan sederhana tetap bisa dilakukan asalkan memberi dampak positif bagi peserta didik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Siak, Mahadar, menyampaikan bahwa Mabigus Summit 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat peran kepala sekolah sebagai Majelis Pembimbing Gugusdepan dalam pembinaan Pramuka di daerah.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 221 Kamabigus, 14 Kwartir Ranting, 40 Pusdiklatcab, serta 25 pengurus dari 14 kecamatan se-Kabupaten Siak.
Ia juga menambahkan bahwa Kwarcab Siak akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang akan digelar pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
“Mohon doa dan dukungan agar kontingen Siak dapat meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Kegiatan bertema “Merajut Sinergi Kamabigus, Membangun Gugusdepan yang Bermartabat” tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Riau, Deny Rendra.
